Postingan

Ic Timer 555

IC timer 555   Dalam percobaan osilator gelombang persegi dipakai IC Timer 555, resistor, kapasitor, LDR, power supply dan osiloscope. IC timer 555 merupakan IC yang gampang dan murah untuk banyak sekali aplikasi elektronika. IC timer 555 pertama kali dibentuk oleh Signetics Corporation pada tahun 1971.   1.     Pin 1 (GROUND) Merupakan titik 0V komponen yang dihubungkan dengan ground rangkaian atau ground supply. Pin ini ditunjukkan oleh titik (notch) yang terdapat pada tubuh komponen. 2.     Pin 2 (TRIGGER) Merupakan salah satu input komparator bab bawah yang akan dibandingkan dengan input lain pada komparator tersebut yang telah direferensikan nilainya sebesar 1/3 tegangan supply (Vs). Jika input trigger berubah dari HIGH ke LOW dan besarnya kurang dari 1/3 Vs maka komparator bab bawah ini akan mengaktifkan flip-flop sehingga akan dihasilkan output IC 555 dalam kondisi HIGH. Pin trigger ini memiliki impedansi yang sangat besar, ...

Modulasi Lebar Pulsa

2.1   Modulasi Modulasi yaitu suatu proses dimana parameter gelombang pembawa (carrier signal) frekuensi tinggi diubah sesuai dengan salah satu parameter sinyal informasi/pesan. Dalam hal ini sinyal pesan disebut juga sinyal pemodulasi. Proses modulasi dilakukan pada bab pemancar. Proses kebalikannya yang disebut demodulasi dilakukan pada bab penerima. Dalam demodulasi, sinyal pesan dipisahkan dari sinyal pembawa frekuensi tinggi . Dengan modulasi pulsa, sinyal gosip diubah menjadi pulsa-pulsa persegi dengan frekuensi dan amplitude tetap tapi dengaan lebar pulsa sebanding dengan amplitude sinyal informasi. Salah satu teknik modulasi pulsa yang dipakai yaitu teknik modulasi   durasi atau lebar waktu tunda positif ataupun tunda negative pulsa-pulsa persegi tersebut. Metode tersebut dikenal dengan nama Pulse Width Modulation (PW M ) (Anonim , 2009 ). 2.2 Modulasi Lebar Pulsa Modulasi lebar pulsa sanggup pula dikatakan sebagai cara memanipulasi lebar sinyal atau tega...

Geolistrik 2 Dimensi

Pendugaan Kandungan Mangan Dengan Metode Geolistrik Resistivitas Mapping (2-D) Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember ABSTRACT Geophysics is a knowledge that concern about structural and composition in subsurface. Geophysics has some methods to explore the condition of subsurface which are : seismic, gravity, geomagnetic, and geoelectricity. Geoelectricity is one of geophysics method that focused in some parameter like resistivity properties in the earth. Technique of geoelectricity itself divided into mapping and sounding. The experiment is using mapping. For electroda array, the experiment uses Wenner-Schlumberger array because this array is sensitive to lateral variation. From the experiment obtained that RMS error is 49,4% and the number iteration is 5. Keywords : geophysics, geoelectricity, mapping, Wenner-Schlumberger array. BAB 1. PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Dalam pelaksanaan acara eksplorasi...