Postingan

Digital To Analog Converter (Dac)

DAC yaitu perangkat yang dipakai untuk mengkonversi sinyal masukan dalam bentuk digital menjadi sinyal keluaran dalam bentuk analog (tegangan). Tegangan keluaran yang dihasilkan DAC sebanding dengan nilai digital yang masuk ke dalam DAC. Sebuah DAC mendapatkan gosip digital dan mentransformasikannya ke dalambentuk suatu tegangan analog. Informasi digital yaitu dalam bentuk angka biner dengan jumlah digit yang pasti. Konverter D/A sanggup mengonversi sebuah word digital ke dalam sebuah tegangan analog dengan memperlihatkan skala output analog berharga nol ketika semua bit yaitu nol dan sejumlah nilai maksimum ketika semua bit yaitu satu. Angka biner sebagai angka pecahan. Aplikasi DAC banyak dipakai sebagai rangkaian pengendali (driver) yang membutuhkan input analog menyerupai motor AC maupun DC, tingkat kecerahan pada lampu, Pemanas (Heater) dan sebagainya. Umumnya DAC dipakai untuk mengendalikan peralatan computer. Untuk aplikasi modern hampir semua DAC berupa rangkaian t...

Metode Self Potensial

   Metode Self Potential (Self Potensial) pertama kali ditemukan pada tahun 1830 oleh Robert Fox dengan memakai elektroda tembaga yang dihubungkan ke sebuah galvanometer untuk mendeteksi lapisan coppere sulfida di Carnwall (Inggris). Metode self potensial selama ini dimanfaatkan sebagai secondary tool dalam eksplorasi logam dasar khususnya untuk mendeteksi adanya bijih sulfida dan pada dekade terakhir metode Self Potensial banyak dipakai untuk meneliti air tanah, panas bumi, dan untuk membantu pendeteksian patahan akrab permukaan. Suatu proses mekanik yang menghasilkan potensial elektrolisis, terdiri dari tiga elektrokimia yang terdiri dari potensial liquid-junction, potensial shale dan potensial mineralisasi yang merupakan suatu proses yang menjelaskan prosedur dari Self Potensial (Reynolds, 1997). Metode Self potential (SP) yakni metode pasif, sebab pengukurannya dilakukan tanpa menginjeksikan arus listrik lewat permukaan tanah, perbedaan potensial alami tanah diukur m...

Polaroid

Optika dibagi menjadi dua yaitu Optika geometris dan optika fisis.. Ilmu fisika yang mempelajari perihal difraksi, interferensi, dan polarisasi cahaya disebut  optika fisis . Sedangkan ilmu fisika yang mempelajari perihal pemantulan dan pembiasan cahaya disebut optika geometris . Kita ketahui bahwa cahaya merambat sebagai gelombang, namun cahaya termasuk dalam gelombang transversal atau longitudinal belum diketahui. Namun dengan insiden adanya polarisasi, maka sanggup dipastikan bahwa cahaya termasuk dalam gelombang transversal, lantaran gelombang longitudinal tidak pernah mengalami polarisasi. Polarisasi cahaya ialah : Pengkutuban daripada arah getar dari gelombang transversal. (Dengan demikian tidak terjadi polarisasi pada gelombang longitudinal). Berkas cahaya yang berasal dari sebuah sumber cahaya, mempunyai arah getar bermacam-macam, sinar semacam ini disebut sinar wajar. Bila sinar masuk akal ini dikenakan pada permukaan pemantulan, permukaan pemantulan mempunya...