Postingan

Analog To Digital Converter (Adc)

Dalam kehidupan sehari-hari , apa pun yang berafiliasi menyerupai suara, tekanan, tegangan atau kuantitas terukur, biasanya dalam bentuk analog, Makara bagaimana bila kita ingin salah satu antarmuka sensor analog dengan kontroler digital ? Harus ada sesuatu yang menerjemahkan input analog ke output digital yaitu rangkaian Analog to digital converter. Biasanya kita menyebutnya ADC (analog ke digital). ADC yaitu proses pengubahan sinyal analog menjadi digital. Proses pengubahan terjadi pada konverter atau pengubah yang dikenal dengan analog to digital converter . Proses pengubahan ini dikenal juga dengan nama sistem akusisi data. Terdapat 4 macam ADC yang memenuhi standar industri, yaitu integrating, tracking converter, successive approximation dan flash /paralel. Keempat jenis ADC tersebut mawakili beberapa pertimbangan diantaranya resolusi, kecepatan konversi dan biaya. Menurut cara pengkonversiannya, ADC sanggup dikelompokkan dalam beberapa jenis yaitu: 1.    ...

Digital To Analog Converter (Dac)

DAC yaitu perangkat yang dipakai untuk mengkonversi sinyal masukan dalam bentuk digital menjadi sinyal keluaran dalam bentuk analog (tegangan). Tegangan keluaran yang dihasilkan DAC sebanding dengan nilai digital yang masuk ke dalam DAC. Sebuah DAC mendapatkan gosip digital dan mentransformasikannya ke dalambentuk suatu tegangan analog. Informasi digital yaitu dalam bentuk angka biner dengan jumlah digit yang pasti. Konverter D/A sanggup mengonversi sebuah word digital ke dalam sebuah tegangan analog dengan memperlihatkan skala output analog berharga nol ketika semua bit yaitu nol dan sejumlah nilai maksimum ketika semua bit yaitu satu. Angka biner sebagai angka pecahan. Aplikasi DAC banyak dipakai sebagai rangkaian pengendali (driver) yang membutuhkan input analog menyerupai motor AC maupun DC, tingkat kecerahan pada lampu, Pemanas (Heater) dan sebagainya. Umumnya DAC dipakai untuk mengendalikan peralatan computer. Untuk aplikasi modern hampir semua DAC berupa rangkaian t...

Metode Self Potensial

   Metode Self Potential (Self Potensial) pertama kali ditemukan pada tahun 1830 oleh Robert Fox dengan memakai elektroda tembaga yang dihubungkan ke sebuah galvanometer untuk mendeteksi lapisan coppere sulfida di Carnwall (Inggris). Metode self potensial selama ini dimanfaatkan sebagai secondary tool dalam eksplorasi logam dasar khususnya untuk mendeteksi adanya bijih sulfida dan pada dekade terakhir metode Self Potensial banyak dipakai untuk meneliti air tanah, panas bumi, dan untuk membantu pendeteksian patahan akrab permukaan. Suatu proses mekanik yang menghasilkan potensial elektrolisis, terdiri dari tiga elektrokimia yang terdiri dari potensial liquid-junction, potensial shale dan potensial mineralisasi yang merupakan suatu proses yang menjelaskan prosedur dari Self Potensial (Reynolds, 1997). Metode Self potential (SP) yakni metode pasif, sebab pengukurannya dilakukan tanpa menginjeksikan arus listrik lewat permukaan tanah, perbedaan potensial alami tanah diukur m...